Halloween party ideas 2015
Tampilkan postingan dengan label OLAHRAGA. Tampilkan semua postingan


PotretKarawang.com - Persika Karawang resmi mengikat 24 pemain untuk mengarungi musim Liga 2 2018, setelah resmi menyodorkan kontrak kepada 11 pemain pada Selasa (16/01), sekitar 11 pemain ini melengkapi 13 pemain yang sebelumnya telah menandatangani pra kontrak dengan Persika Karawang.
Meski total sudah mengikat 24 pemain, tidak menutup kemungkinan Persika Karawang akan menambah lagi pemain. Terutama di lini pertahanan khususnya stoper yang baru diisi Aang Suparman, Haris Hardiansyah, Agus Supriyanto dan M. Taufik. Kabarnya, manajemen segera mendatangkan satu lagi stoper yang kini masih tercatat sebagai pemain dari klub yang bermain di Liga 1 musim ini.
Komisaris Utama PT. Persika Karawang Pangkal Perjuangan, H. Saepul Riki mengatakan, kalau 24 pemain tersebut diikat sesuai dengan rekomendasi pelatih kepala, Ricky Nelson. “Setelah mengikuti serangkaian proses seleksi, 24 pemain tersebut menjadi pilihan dan bakal berseragam dengan Persika Karawang di Liga 2 2018,” kata Riki.
Sementara, striker anyar Persika, Rizky Novriansyah mengaku senang telah bergabung bersama Persika Karawang. Pemain asal Pangkal Pinang yang pernah berseragam Sriwijaya FC dan PSS Sleman ini dianggap cocok diduetkan dengan Rudiyana.
Terbukti, saat laga uji coba melawan UiTM Malaysia dan PS TNI, kerja sama “Duo R” ini selalu menciptakan peluang emas serta sudah menghasilkan 2 gol yang kedua golnya dicetak oleh Rudiyana dan melalui kerja sama yang apik.
“Alhamdulillah senang bisa dipercaya oleh Persika untuk menjadi bagian di tim ini. Semoga bisa memberikan kontribusi baik terhadap tim dan bisa mencapai target lolos ke Liga 1,” kata pemain dengan tinggi 180 cm ini.
Berikut 24 pemain yg sudah resmi dikontrak Persika Karawang.
Kiper:
– Ghoni Yanuar (PSGC Ciamis)
– Usman Pribadi (Persiwa Wamena)
– Harlan Suardi (Borneo U-19)
– Taopik Hidayat (Dipertahankan)

Bek:
– Aang Suparman (Persela Lamongan)
– Agus Supriyanto (Dipertahankan)
– Haris Hardiansyah (Martapura FC)
– M. Taufik Sogeng (Dipertahankan)
– Sutrisno (Dipertahankan)
– Khalil Gibran (Dipertahankan)
– Dolly Gultom (Kepri Jaya/PSPS Pekanbaru)

Tengah
– M. Fadil Redian (Dipertahankan)
– Rezky Ikhwan (Dipertahankan)
– Reza Saputra (Martapura FC)
– Tamsil Sijaya (PSMP Mojokerto Putra)
– Rizky Nasution (Borneo FC)
– Sahrudin (Ternate)
– Jechson Felix Ge Tiwu (Bali United)
– Sandi Pratama (Martapura FC)
– Sahrul Mustofa (Persegres Gresik)

Depan:
– Rudiyana (Persis Solo)
– Rizky Novriansyah (PSS Sleman)
– Husnudzhon (Dipertahankan)
– Philemon Jackson Baay (Persiwa Wamena)

Potretkarawang.com – ketua umum PSSI Edy Rahmayadi mengatakan tidak mau ikut campur tentang keputusan hasil komisi disiplin terkait pelanggaran pada kompetisi di indonesia, dia ingin semua berjalan natural.

Komentar tersebut dia sampaikan menyusul banyaknya kejadian-kejadian kontroversi dalam penyelengaraan liga 1 dan liga 2 selama satu musim ini, yang terbaru terkait masalah Bhayangkara FC dan Mitra Kukar, yang berimbas pada nasib Bali United sebagai salah satu kandidat juara liga 1.

Mitra kukar yang memainkan Marquue Playernya Mamadou Sissoko padalah di hukum larangan 2 kali main oleh komisi disilpin (Komdis PSSI). Oleh karena itu, Sissoko seharusnya tidak bisa di mainkan di laga melawan Bhayangkara FC, tetapi Sissoko tetap di mainkan, Komisi Disiplin pun menyatakan mereka kalah 0-3 dari Bhayangkara FC, meski laga sebenarnya berakhir seri 1-1.

Sempat berencana mengajukan banding, Mitra Kukar rupanya keburu sadar dan akhirnya mengakui kesalahannya karena tidak membaca surat dari komisi disiplin.

“ yang sudah di putuskan oleh komisi disiplin, saya tidak pernah mau ikut intervensi, biarkan natural karena mereka pasti punya argumen yang bagus “ kata Ketua umum PSSI Edy Rahmayadi, sabtu (11/11/2017).

Edy Rahmayadi juga menyadari bahwa liga di Indonesia ini berbeda dari liga-liga yang pernah ada, Liga seharusnya berkaitan dengan pembinaan dan menciptakan pemain Timnas. Namun, Indonesia berbeda dengan mengutamakan kemenangan dalam motivasinya mengikuti liga.

“ liga 1 itu tujuannya adalah bukan hanya untuk dia merebut jadi juara. Liga  yang terbaik adalah mendapatkan, menciptakan pemain-pemain untuk menjadi timnas, itu liga” Edy Menjelaskan

“ Nah, di kita (liga indonesia) lain, motivasi pertamanya adalah menang, sehingga segala macam cara dibuat, yang begitu ricuhnya. Ya, saat ini, inilah kualitas kita indonesia. Ya mudah-mudahan ke depan bisa menjawab dan memperbaiki di depan, “ imbuhnya. (red)



Karawang - Laga dramatis tersaji saat Celebest FC melawan Persika Karawang dalam laga play-off Grup E Liga 2 2017. Bermain di Stadion Manahan, Solo, Selasa (10/10/2017), Celebest yang unggul lebih dulu justru takluk 1-2 dari Persika.
Ironisnya, gol kemenangan Persika ditentukan lewat gol bunuh diri bek Syarizal, beberapa menit jelang laga bubar. Belum lagi, Persika hanya bermain dengan 10 pemain di pertengahan babak kedua setelah bek Agus Supriyanto mendapat dua kartu kuning.
"Kami bersyukur masih diberikan kemenangan meski harus bermain dengan 10 orang. Seluruh pemain bekerja dengan maksimal dan tidak pernah kehilangan motivasi," ungkap asisten pelatih Persika, Hari Prasetyo.
Celebest unggul cepat lewat sepakan Firmansyah, menit ke-12. Setelah itu laga berjalan keras. Beberapa kali pemain dan ofisial Persika memprotes keputusan wasit Sunarto asal Pati.
Usaha tak kenal lelah Persika baru berbuah hasil menit ke-57 saat tendangan keras Andi Sopian menit ke-57 menaklukan kiper Moch Dicky Indrayana. Hanya, petaka datang menghampiri sang kapten setelah diusir wasit, menit ke-77.
Seakan laga akan berakhir imbang, mimpi buruk bagi Celebest FC datang di pengujung laga setelah Syahrizal yang berusaha menghalau bola justru masuk ke gawang sendiri. Skor 2-1 untuk Persika bertahan hingga bubaran.
"Kami sebenarnya tidak menduga bisa menang setelah kehilangan pemain. Minimal dapat satu poin, namun kami dapat kemenangan," ujar Heri.
Sementara asisten pelatih Celebest, Firdaus Kindo, tak bisa menyembunyikan kekecewaan. "Kami kecolongan di menit akhir. Apalagi kondisi hujan di babak kedua berpengaruh kepada permainan," kata Firdaus. (red)


KARAWANG - Persika Karawang akan kembali menjamu tamunya Persita Tangerang di Stadion Singaperbangsa, Jumat (18/8/2017). Persika mendapatkan izin dari pihak kepolisian untuk bermain di kandang dalam laga liga 2 ini karena panitia pelaksana pertandingan menjamin akan keamanan.

"Intinya tidak akan terjadi lagi keributan. Harus mengantisipasi hal-hal yang akan menjadi pemicu keributan seperti pelemparan benda kelapangan, protes official dan penonon,"kata Plt Ketua Panpel Pertandingan, Irwan.

Dikatakannya, arahan dari pihak kepolisian Karawang pertandingan dapat digelar di Stadion Singaperbangsa Karawang dengan syarat semua pihak dapat menjaga keamanan dan ketertiban selama laga berlangsung. Mulai dari manajemen, pemain, official hingga sopporter.

"Atas arahan dari polres karawang kita dari panpel untuk menyiapkan hal-hal yang menyangkut prosedur keamanan semua unsur menyatakan bersedia menjamin keamanan mulai dari panpel, manajemen dan supporter,"katanya

Oleh sebab itu, selain dari pihak kepolisian,panitia pelaksana pertandingan juga melibatkan supporter untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban. Karena menurutnya jika kembali kericuhan, Persika tidak akan kembali mendapatkan izin bermain di kandang.

"Untuk sama -sama menjaga ketertiban dan keamanan. Kita juga melibatkan suporter selain polres. Jika terjadi kembali terjadi kerusuhan Persika akan tidak main lagi di karawang,"katanya 

Dalam hal ini pihak panitia juga meminta kepada para supporter untuk tidak membawa flare, petasan, smoke bom, air botol, senjata tajam dan minuman keras.(Bim)

KARAWANG - Persika Karawang kembali menjamu tamunya Lampung Sakti di Stadion Singaperbangsa Karawang, Minggu (23/7/2017). Seperti laga-laga sebelumnya anak-anak asuhan Suimin Diharja bekerja keras untuk mendapatkan poin penuh dalam setiap pertandingan.

Sejak awal pluit tanda pertandingan dimulai Persika Karawang bekerja keras untuk menjebol gawang lawan namun hingga menit ke 10 kedua tim masih belum berhasil menciptakan gol. Peluang Persika Karawang dari tendangan jarak jauh Sutrisno belum berhasil merobek gawang lawan. Begitu juga dengan kesempatan yang dimiliki pemain depan Persika Karawang, Rezky Ikhwan belum merubah skor 0-0.

Tim tamu Lampung Sakti yang juga bermain “keras” memiliki peluang untuk meraih gol melalui sepakan Riyanto namun masih melebar dari gawang Persika Karawang.

Akhirnya kebuntuan Persika Karawang dipecahkan oleh Mohamad Fadil Redian pada menit ke 26 melalui tendangan jarak jauhnya. Skor berubah menjadi 1-0 unggul Persika Karawang. Tertinggal skor, Lampung Sakti semakin menggenjot permainannya untuk mengejar kekalahan. Begitu pun dengan Persika Karawang dengan keunggulannya sementara terus mengacak-acak pertahanan Lampung Sakti. Namun hingga pluit tanda turun minum skor masih bertahan 1-0 untuk Persika Karawang.

Masuk babak kedua, peluang pertama Persika Karawang melalui tendangan bebas Mohamad Fadil Redian masih melebar ke kiri gawang Lampung Sakti. Persika Karawang terus melakukan serangan ke pertahanan Lampung Sakti lagi-lagi sepakan Andi Sopian nyaris menambah pundi gol namun sayang tendangannya masih di atas mistar gawang lawan. Ade Ivan Halifah dan kawan-kawan yang mendominasi permainan di wilayah pertahanan lawan belum mengubah skor dengan sejumlah peluang.  Hingga pluit tanda pertandingan berakhir skor tetap 1-0 untuk kemenangan Persika Karawang.

Pelatih Lampung Sakti, Nova Arianto mengatakan dirinya mengaku kecewa dengan kekalahan yang didapat oleh timnya. Namun dari hasil pertandingan tersebut dirinya mengakui lini tengah tim asuhannya masih lengah.”Kita kecewa tapi ini sepakbola. Semoga kita ke depan lebih maksimal. Kita sedikit lengah di lini tengah dan disiplin pemain masih kurang,”ujarnya.

Sementara dengan kemenangan 1-0, Pelatih Persika Suimin Diharja mengaku penampilan tim Persika Karawang belum maksimal.”Kita akan memperbaiki lagi. Secara keseluruhan kita bersyukur. Tapi penampilan belum maksimal pertandingan kedua dan seterusnya sudah in lagi,”katanya(Bim)

Pemain Persika Lakukan Sujud Syukur Usai Gol Pertama
KARAWANG - Persika Karawang berhasil mewujudkan ambisi meraih tiga poin pertama di Grup 2 Liga 2 musim 2017. Tim berjulukan Laskar Jawara mengalahkan klub asal Serang, Perserang FC dengan skor 2-1, di stadion singaperangsa karawang, minggu (30/04/17).

Asisten Pelatih Persika Karawang, Heri Suryana mengaku puas dengan hasil yang diraih Agus Supriyanto dan kawan-kawan. Namun, Heri mengaku sedikit kecewa dengan lengahnya para pemain sehingga pertandingan pada babak pertama berhasil dikuasai Perserang.

Kapten Persika Karawang, Agus Supriyanto juga mengaku banyak kesalahan yang dibuat para pemain Persika Karawang. Namun, ia mengaku puas atas raihan positif di kandang. “Pertandingan selanjutnya kami akan lebih meningkatkan permainan,” katanya.

Dalam pertandingan tersebut, Persika berhasil unggul cepat. Memanfaatkan, kurangnya konsentrasi pemain Perserang awal babak pertama, playmaker Persika, Rezky Ikhwan berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang yang berawal dari tendangan bebas.

Usai gol cepat, Perserang langsung meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang berhasil diciptakan. Namun, serangan Perserang masih bisa dipatahkan oleh bek Persika yang dikomandoi Agus Supriyanto.

Suhu pertandingan pada babak pertama berlangsung sangat panas. Wasit Robiyanto asal Padang sudah mengeluarkan empat kartu kuning di babak pertama. Sejumlah tekel keras dari dua kubu mampu memprovokasi para pemain Persika dan Perserang.

Di babak kedua, pertandingan berjalan tetap keras. Namun, Perserang tetap menguasai pertandingan. Puncaknya, di menit ke 53, Perserang mampu membuat gol. Gelandang Perserang, Heryansyah berhasil mencetak gol dari tengah lapang. Gol terjadi akibat kesalahan fatal kiper Persika yang tak mampu menangkap bola pantul. Skor menjadi imbang 1-1.

Usai mencetak gol, Perserang semakin meningkatkan serangannya. Namun, karena asyik menyerang, lini pertahanan Perserang lemah. Serangan balik Persika di menit 83 membuahkan hasil. Penyerang sayap Persika, Andi Sopian berhasil menaklukan penjaga gawang Perserang. Skor berubah menjadi 2-1. Hingga pertandingan usai, Persika berhasil meraih poin penuh di kandang.

Menanggapi hasil tersebut, asisten pelatih Perserang Kabupaten Serang, Mustofa Aji mengakui timnya kalah karena pemain Perserang tersulut emosi. Faktor utama adalah karena gol cepat di menit pertama.

“Setelah gol itu, konsentrasi dan emosi pemain buyar. Memang secara pertandingan anak-anak bisa menguasai pertandingan. Tapi karena emosi, sejumlah peluang gagal menjadi gol,” sesalnya.(Bim)

BANDUNG - Persib Bandung berhasil petik kemenangan besar atas Persika Karawang 7-0, Rabu (5/4/2017) sore dalam laga uji coba tertutup di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Dado catatkan brace, sementara Raphael Maitimo, Michael Essien dan Carlton Cole buka keran gol untuk debut uji coba mereka.

BABAK I

Babak awal dimulai Persib turun dengan materi simulasi regulasi liga–memainkan tiga pemain muda. Kuasai jalannya laga, Persib baru dapat kesempatan di menit ke-10, sayang Matsunaga terperangkap offside. Lima menit berselang heading Vlado dari corner Dado tipis di sisi kiri kiper Persika.

Menit 19, barulah Persika lakukan ancaman shoot on target, beruntung Natshir memeluknya dengan dekapan. Menit 24 Persib pecah kebuntuan, kerja sama sayap kiri Atep dan Matsunaga diselesaikan Dedi dengan sontekan gol mudah di muka gawang, 1-0 Persib unggul.

Tertinggal, ancaman langsung diberikan tim asal Karawang, solo run winger pemain Persika buah shoot on target yang bisa ditepis Natshir. Menit 32 pemain muda Agung Mulyadi digantikan Puja Abdillah. Menit 36 Atep berhasil kelabui dua pemain sayap, sayang tendangannya di block.

Menit 40 Dado berhasil cetak gol kedua di pertandingan hari ini memanfaatkan blunder kesalahan lini bertahan Persika. Skor 2-0 bertahan hingga pertandingan usai.

BABAK II

Paruh kedua Jajang Nurjaman memasukkan Essien, Carlton Cole, Maitimo dan Tony Sucipto. Baru babak kedua dimulai Atep langsung hujam gawang Persika dengan gol volley-nya memanfaatkan crossing Supardi di sayap kanan, 3-0 sementara Maung Bandung unggul.

Menit 56 Persib lagi perlebar jarak 4-0, corner Atep menghujam langsung ke gawang karawang yang sempat terkena back heading Matsunaga. Menit 63 Shohei ditarik keluar dan dimasukkan Tantan. Masuk menit 70 Cole hampir cetak gol memanfaatkan umpan heading Tantan, sayang heading sambil menjatuhkan diri eks. West Ham itu tipis dipinggir gawang.

Untuk kedua kalinya Carlton Cole gagal maksimalkan peluang emas menit 75. Lepas dari jebakan offside ia berhadapan satu lawan satu dengan kiper, berniat mengelabui nyatanya ia gagal lewati penjaga gawang dengan sempurna.

Menit 78 malah Essien yang mampu catatkan gol di papan skor, Atep lepas dari kawalan offside, one on one dengan kiper, ia tak egois dan beri operan mudah kepada Essien, 5-0 skor berubah.

Menit 84 Cole lagi dapat kesempatan usai menerima operan Tantan, satu lawan satu dengan kiper kembali ia masih belum mampu cetak angka karena usahanya membentur tiang. Malah Maitimo mampu laksanakan tugas sebagai ekskutor free kick di depan gawang yang bisa jebol Karawang keenam kali.

Pasca segala usaha dilakukan Cole, barulah menit 86 ia bisa cetak angka, crossing Tantan di kanan mampu dia kontrol dan melakukan tendangan terukur dengan tenang, 7-0 skor berubah dan bertahan hingga pertandingan usai.

KARAWANG - Bupati Karawang membuka Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (Popkab) sekaligus Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dan Festival Lomba Seni Siswa Pendidikan Agama Islam (FLS2PAI) Tingkat Kabupaten tahun 2017, di Stadion Singaperbangsa, Selasa (04/04/17). Kegiatan ini diawali dengan 30 kontingen dari 30 kecamatan se-Kabupaten Karawang.

Dalam kesempatan ini turut hadir Ketua beserta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Ketua Pengadilan Negeri Karawang, Asisten Daerah, Staf Ahli, Kepala Disdikpora Karawang, para kepala OPD, para Camat, Lurah/Kepala Desa.

Kegiatan yang juga dilaksanakan oleh Bidang Pemuda dan Olahraga (PO) Disdikpora Karawang tersebut sebagai bagian dari ajang pencarian bibit-bibit atlet yang nantinya akan mewakili Kabupaten Karawang pada tingkat Provinsi Jawa Barat maupun pada tingkat Nasional. Disamping sebagai wadah dan pembinaan bagi siswa berprestasi  dalam bidang olahraga, serta untuk memupuk dan mempererat tali silaturahim antar guru dan siswa di Kabupaten Karawang. 

Dalam sambutannya Kadisdikpora Kabupaten Karawang Drs. H. Dadan Sugardan, M.Pd. menyampaikan bahwa, kegiatan POPKAB ini dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 4 - 5 April 2017 , dimana jumlah keseluruhan  yang menjadi peserta dalam kegiatan ini adalah seluruh sekolah se-Kabupaten Karawang, antara lain tingkat SD, SMP sederajat dan Tsanawiyah Kelas X dan XI diikuti sebanyak 2722 atlit  POPKAB dan 2746 peserta FLS2N dan FLS2PAI.

Kadisdikpora menyampaikan, Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bahan evaluasi bagi para guru - guru disekolah yang telah memberikan pembelajaran selama satu tahun bagi anak didiknya. Dan kegiatan ini mengacu kepada pelayanan pendidikan dan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, program kegiatan Disdik Propinsi Jawa Barat dan program kegiatan Disdikpora Kabupaten Karawang.

"Selain tentu juga sebagai ajang silaturahmi antara siswa/siswi dan juga guru - guru se-Kabupaten Karawang."

Beliau menyebutkan, bagi atlet yang menjadi Juara I di Kabupaten Karawang berhak untuk mewakili pada Olimpiade Olahraga Siswa (O2SN) Tingkat Provinsi Jawa Barat. Tropy yang diperebutkan dalam POPKAB kali ini adalah Piala Bergilir Bupati Karawang untuk juara Umum, Piala tetap Disdikpora untuk juara 1, 2, dan 3.

Adapun Cabang Olahraga (Cabor) yang dipertandingkan adalah 9 Cabor antara lain atletik, tenis meja, bulutangkis, sepak bola mini, catur, bola voli/voli mini, renang, pencak silat, dan karate. Untuk lomba seni yang diperlombakan adalah tari, melukis, membatik, pidato, cipta dan baca puisi, cerita bergambar, pantomin dan musik tradisional. Sedangkan untuk lomba seni agama ada MTQ, Kaligrafi dan Lomab cerdas Cermat.

Sementara itu Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan ajang pencarian bibit-bibit atlet potensial yang nantinya mampu berprestasi diberbagai cabang olahraga, baik ditingkat Provinsi Jawa Barat maupun Tingkat Nasional sehingga bisa berprestasi dan membawa nama harum Kabupaten Karawang.

"Saya pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Karawang mengucapkan terima kasih kepada seluruh Kepala Sekolah, Dewan Guru, Wasit, Pelatih, Pembimbing yang senantiasa selalu membimbing anak-anak didik semuanya."

Bupati berharap, melalui kegiatan ini akan terjalin silaturahim dan persaudaraan antar pelajar serta para guru di masing-masing sekolah sehingga prestasi dapat diraih sehingga dapat membawa nama Kabupaten Karawang sampai ke Tingkat Provinsi bahkan Nasional.

"Dan untuk atlit - atlit pemenang lomba nanti selain hadiah Thropy , Pemerintah Kabupaten Karawang juga  akan memberikan uang pembinaan bagi para juara, dan makan siang bersama dengan saya."

Pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten  (POPKAB), FLS2N dan FLS2PAI ditandai dengan pelepasan balon ke udara, oleh Bupati Karawang, dengan didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Karawang beserta Kadisdikpora Kabupaten Karawang.(Hms/Bim)

KARAWANG - Asian Games 2018, bakal menjadi panggung Indonesia di depan publik Asia, bahkan dunia. Berbagai venue dengan desain luar biasa pun, disiapkan untuk menyambut para penonton.Salah satunya adalah venue cabang olahraga sepak bola.

Dilirik untuk menjadi salah satu venue cabang olahraga sepak bola dalam ajang Asean Games 2018 oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nachrowi. Pemkab Karawang siap membenahi Stadion Singaperbangsa. Bukan hanya stadion, pembenahan lain juga akan dilakukan guna mensukseskan even empat tahunan tersebut.

"Kita bersyukur Karawang mendapat kesempatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Asian Games untuk cabang sepak bola. Menpora sudah," ungkap Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsari, Minggu (02/04/17).

Pertimbangan Kabupaten Karawang ditunjuk menjadi tuan rumah cabang sepakbola karena Pemkab Karawang dianggap serius menangani olahraga khususnya sepa bola. Kabupaten Karawang memilik fasilitas olahraga yang memadai untuk membina para atletnya.

"Kita punya  stadion Singaperbangsa yang layak untuk menggelar turnamen internasional," katanya.

Menurut Jimmy, Panggilan Akrabnya, sebagai tuan rumah Asian Games untuk cabang sepakbola, otomatis stadion Singaperbangsa akan di perbaiki untuk menyesuaikan dengan kebutuhan turnamen berskala internasional.

Hanya saja karena penyelenggara Asian Games merupakan hajat pemerintah pusat maka segala sesuatunya termasuk biaya perbaikan stadion akan ditanggung pemerintah pusat.

"Kita hanya mengikuti saja apa yang akan diperbaikinya oleh pemerintah. Tapi berdasarkan estimasi kita setidaknya butuh Rp 5 milyar hingga Rp10 miliar untuk perbaikan stadion," tandasnya.

Persika Karawang tergabung di grup 2 kompetisi Liga 2 musim 2017. Hasil ini diketahui setelah digelarnya manager meeting yang dilaksanakan di Markas Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Makostrad) di Jakarta, Kamis (30/3/2017).

Dalam fase grup 2, Laskar Jawara, julukan Persika, akan bersaing dengan tujuh klub lainnya yaitu Lampung Sakti FC, PS Bengkulu, Persita Tangerang, Cilegon United, Perserang Serang, Persikad Depok dan Persikabo Bogor.

“Ya, sesuai hasil manager meeting, Persika akan berjuang di grup 2 untuk bisa menembus babak 16 besar,” ujar Sekretaris Tim Persika Karawang, Dany Aulia, saat dihubungi usai mengikuti acara manager meeting, Kamis (30/3/3017).

Seperti diketahui, PT Liga Indonesia Baru selaku operator kompetisi telah mengumumkan pembagian grup Liga 2. Total, ada delapan grup yang dihuni enam sampai delapan klub. Dijadwalkan, Liga 2 akan mulai kick off pada 19 April 2017.

“Kecuali grup 8 yang melibatkan klub-klub Papua, laga home away akan diberlakukan di babak penyisihan grup 1 hingga 7. Mudah-mudahan Persika bisa mendapatkan hasil membanggakan di grup 2 dan lolos ke babak selanjutnya,” ucapnya.(karawangsport)

Berikut Pembagian Grup Liga 2 Musim 2017

Grup 1

Persiraja Banda Aceh
PSBL Bandar Lampung
PSMS Medan
PSPS Pekanbaru
Persih FC
757 Kepri FC
Pro Duta
PS Bangka

Grup 2

Lampung Sakti
PS Bengkulu
Persita Tanggerang
Cilegon United
Perserang Serang
Persikad Depok
Persikabo Bogor
Persika Karawang

Grup 3

PSGC Ciamis
PSCS Cilacap
Persibas Banyumas
Persibangga Pubalingga
Persip Pekalongan
PSS Sleman
Persijap Jepara
Persibat Batang

Grup 4

Persipon
PSIS Semarang
PSIR Rembang
PPSM Magelang
Persis Solo
Persiba Bantul
Persipur Purwodadi
Sragen United FC

Grup 5

PSIM
Persatu Tuban
Persinga Ngawi
Madiun Putra
Persebaya Surabaya
PSBI Blitar
Persepam MU
Martapura FC

Grup 6

Persewangi Banyuwangi
Persik Kediri
Sidoarjo United
PSBK Blitar
PS Mojokerto Putra
PERSSU Real Madura
Kalteng Putra

Grup 7

Madura FC
Persekap Pasuruan
Persekam Metro FC
Persigo Semeru FC
PS Badung
PS Sumbawa Barat
Celebest FC

Grup 8

Persbul Buwol
Yahukimo FC
Persifa Fak Fak
PSBS Biak
Persigubin Gunung Bintang
Perseka Kaimana

KARAWANG - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi terlihat dalam sebuah laga uji coba antara Persika Karawang melawan Sriwijaya FC. Laga yang digelar di Stadion Singaperbangsa, Karawang, tersebut juga disaksikan oleh Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsyari.

Laga yang akhirnya dimenangkan oleh tim tamu dengan skor 0-3 ini juga dijadikan Menpora untuk meninjau kondisi stadion kebanggaan warga Karawang tersebut. Pasalnya, Stadion Singaperbangsa diproyeksikan sebagai salah satu  venue sepakbola Asian Games 2018.

“Saya datang kesini untuk memastikan stadion apa namanya ini?, Stadion Sungaperbangsa ini saya langsung lihat sebagai persipan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018,”ujar Imam, Kamis (30/3/17).

Tak disangka ternyata Stadion Singaperbangsa menjadi salah satu kandidat stadion untuk menggelar ajang Asian Games 2018 mendatang.

“Karena stadion Singaperbangsa ini menjadi salah salah stadion yang akan dipakai untuk pertandingan Asian Games 2018. termasuk Stadionnya Sriwijaya fc nanti di Jakabaring Palembang,” paparnya.

Namun, Cak Imam, demikian sapaan akrabnya, meminta sejumlah perbaikan di beberapa titik stadion. Hal ini penting dilakukan untuk menyesuaikan dengan standar yang diterapkan.

"Kalau fasilitasnya memang ada yang harus diperbaiki. Tadi sambil salat saya juga keliling melihat sarana (fasilitas) yang ada di Stadion Singaperbangsa," kata Imam.

Karawang akan menjadi salah satu tempat yang bakal menggelar Asian Games 2018 selain Jakarta, Palembang, Bandung, dan Bekasi. Untuk itu, Menpora akan meminta Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) 2018 segera meninjau Stadion Singaperbangsa Karawang.
(Bim)

KARAWANG - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nachrowi, di rencanakan menghadiri laga uji coba antara Persika Karawang melawan tim kuat Sriwijaya FC pada Kamis (30/03/17) Besok, di stadion singaperbangsa karawang.

Hal itu di katakan oleh Manager Persika, Rakhmat Gunadi. Menurutnya, Tim Besutan Pelatih Suimin Diharja itu akan melakon uji coba dengan sriwijaya FC dan akan di hadiri oleh Menpora.

“Iya Pak Menteri rencanaya hadir. Sudah dikonfirmasi ke staffnya. Kehadiranya ya  Ingin menyaksikan laga uji coba ini.” Ujar Manager Persika Rakhmat Gunadi. Senin (27/3/17).

Lanjut Gunadi, Dari sepuluh laga uji coba, Persika karawang meraih kemenangan penuh atas lawan lawanya. Dua pertandingan terakhir Persika Karawang menekuk Persita Tangerang dan Lampung Sakti di stadion Singaperbangsa Karawang.

Meski demikian, Gunadi menilai bahwa, Performa Para pemain pada laga uji coba sebelumnya masih kurang percaya diri, Dengan Alasan itulah, Pihaknya ingin melakoni laga uji coba dengan tim yang progresif seperti sriwijaya FC.

"Kita ini yang dikhawatirkan kepercayaan diri  dari para pemain, tapi paling tidak kita uji coba dengan tim yang progresif, mudah-mudahan tidak terjadi seperti itu,"kata Rakhmat Gunadi.

Dikatakannya, pertandingan uji coba yang telah dilakukan, telah membentuk komposisi pemian.

"Komposisi pemain sudah terbentuk. Paling tidak kerangka tim 90 persen sudah, tinggal mencari pengganti,"katanya

Saat ini, kerangka pemain yang diolah pelatih Suimin Diharja telah terbentuk. Sehingga jelang pertandingan uji coba melawan Sriwijaya FC  telah matang dipersiapkan.(Bim)

KARAWANG - Persika Karawang sukses meraih kemenangan pada laga uji coba kesepuluh yang dijalani. Laskar Jawara mengalahkan klub sesama peserta Liga 2, Lampung Sakti FC dengan skor tipis 1-0 lewat gol tunggal yang dicetak Rezky Ikhwan.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Sabtu (25/3/2017), kedua tim bermain agresif. Jual beli serangan tersaji sejak menit awal pertandingan. Namun, hingga babak pertama berakhir skor tetap kaca mata.

Memasuki babak kedua, tim besutan pelatih Suimin Diharja akhirnya mampu unggul di menit ke-77 melalui tendangan first time Rezky Ikhwan di luar kotak penalti yang mengarah ke pojok kiri atas gawang Lampung Sakti FC. Gol berawal dari tendangan penjuru  yang dilepaskan Andi Sopian.

Sebelum gol cantik tersebut tercipta, Persika sebenarnya mampu menjebol gawang Lampung Sakti FC melalui sontekan Muhamad Taufik di menit ke-54. Namun gol tersebut dianulir wasit setelah pemain belakang Persika tersebut dinyatakan berada di posisi offside.

Selain  itu, Periska juga memiliki peluang emas di menit ke-76 melalui tendangan spekulasi M. Fadil Redian yang masih digagalkan mistar gawang.

Lampung Sakti FC juga bukannya tanpa peluang di babak kedua. Tim yang diarsiteki Nova Arianto ini berhasil mengancam gawang Persika di menit ke-52  setelah Riki Sopian berdiri bebas di area kotak penalti. Akan tetapi, tendangannya masih menyamping tipis.

Giliran Anggara yang hampir menggetarkan jala gawang Persika di menit ke-74. Mampu menggiring bola hingga area kotak penalti Persika, beruntung kesigapan kiper Firmasnyah mampu menggagalkan peluang tersebut.

Dengan kemenangan ini, Persika mampu tampil sempurna dalam sepuluh laga uji coba yang dijalani. Agus Supriyanto dan kawan-kawan menyapu seluruh laga dengan kemenangan. Termasuk dua kemenangan penting saat mengalahkan tim selevel lainnya yaitu Persikad Depok dan Persita Tangerang.

KARAWANG - Muhamad Taufik menjadi salah satu pemain lokal Karawang yang dipersiapkan Persika Karawang menghadapi Liga 2 musim 2017. Pemain berposisi sebagai bek tengah ini merupakan benteng tangguh pertahanan Persika.

Dalam delapan uji coba yang telah dijalani Persika, pemain kelahiran Karawang, 13 Desember 1996 ini menjadi andalan di posisi sentral lini pertahanan. Berkolaborasi dengan bek senior Agus Supriyanto, serta Purwa Putra (bek kanan) dan Ipan Sohana (bek kiri), ia mampu memberikan kenyamanan untuk penjaga gawang yang berada di belakangnya.

Ketangguhan Taufik terbukti saat berhasil membantu gawang Persika clean sheet dalam dua laga uji coba terakhir menghadapi tim selevel, Persikad Depok, Sabtu (4/3/2017) dan Persita Tangerang, Kamis (9/3/2017). Saat itu, Persika mampu memenangkan pertandingan dengan skor 3-0 (Periskd) dan 2-0 (Persita).

“Alhamdulillah, saya selalu diberikan kepercayaan oleh coach Suimin (Diharja) sebagai starter dalam uji coba yang dijalani Persika. Ini adalah kesempatan berharga yang saya dapatkan, dan hanya memberikan penampilan terbaik sebagai balasannya,” ujar Muhamad Taufik.

Kendati selalu mendapatkan kepercayaan, kekasih dari Siti Ria Suhana ini mengaku keadaan tersebut tak lantas membuatnya puas. Pemain yang pernah memperkuat Benpica, Persika U-15, Persika U-17 dan PS UPI ini bertekad untuk terus bekerja keras meningkatkan kemampuan diri dalam sesi latihan.

“Target saya adalah membantu Persika lolos ke Liga 1. Oleh karena itu saya harus terus berlatih keras karena penyerang-penyerang yang akan dihadapi di pertandingan resmi nanti tentunya jauh lebih berbahaya,” kata pemain yang terlahir dari pasangan Nurdin dan Hj. Rukiyah ini.(Karawangsport)

KARAWANG - Persika Karawang berencana menggelar acara roadshow jelang bergulirnya kompetisi Liga 2 musim 2017. Cilamaya dijadwalkan menjadi daerah pertama yang akan dikunjungi pasukan Suimin Diharja pada Jumat (3/2/17).

“Pekan ini kami akan mulai menggelar rodshow. Cilamaya menjadi daerah pertama yang akan kami datangi. Dengan bertitik pusat di Lapang Sepakbola Domas, Desa Rawagempol Kulon, Kecamatan Cilamaya Wetan,” ujar Manajer Persika Karawang, Rakhmat Gunadi, Kamis (2/2/17).

Ditambahakan Gunadi, setelah Cilamaya, agenda berikutnya tim Persika akan menyambangi wilayah Telukjambe Barat, Jatisari dan Batujaya. Mengenai waktunya, lanjut dia, masih dalam pembahasan manajemen.

“Di setiap daerah yang dikunjungi, Persika akan menjalani pertandingan uji coba dengan tim lokal,” ucapnya.

Lebih lanjut, Gunadi berharap, agenda roadshow Persika musim ini berjalan lancar. Lebih dari itu, Persika bisa mendapatkan dukungan dari masyarakt Karawang dalam kiprahnya di Liga 2.

“Mudah-mudahan dengan dukungan seluruh masyarakat Karawang, Persika bisa meraih prestasi tinggi di Liga 2 musim ini,” katanya.(karawangsport)

KARAWANG - Persika Karawang menggelar laga uji coba melawan tim sepak bola kecamatan karawang timur, di stadion singaperbangsa karawang, jumat (20/01/17). Dalam laga tersebut, Persika karawang berhasil mengalahkan tim besutan pelatih Suimin Diharja dengan skor 4-2.

Empat gol kemenangan Persika tercipta di babak pertama melalui hattrick Rezky Ikhwan dan sebiji gol Alpian. Sedangkan dua gol Karawang Timur diciptakan Nandang dan Andi Nusa di babak kedua.

Dalam pertandingan yang kick off mulai pukul 15.34 ini, Pelatih Suimin Diharja mempercayakan skuatnya dipimpin oleh enam calon asisten pelatih. Heri Suryana, Robi Mareiyana dan Arief memimpin skuat Persika di babak pertama. Sementara Asep Rachmat, Hary Prasetyo dan Dani Hidayat meracik tim di babak kdua.

Kendati mendapatkan dukungan langsung dari ratusan penonton yang menyaksikan jalannya laga. Persika yang diperkuat pemain-pemain seleksi terlihat hati-hati diawal babak pertama. Peluang pertama baru tercipta di menit ke-10 melalui tendangan spekulai Hasrul Sani yang masih melayang di atas mistar gawang.

Namun, tak butuh waktu lama setelah peluang pertama tercipta, Persika langsung tancap gas melalui sepakan Rezky Ikhwan pada menit ke-14 yang berujung gol. Gol tercipta setelah pemain yang musim lalu memperkuat Persikabo Bogor mampu memanfaatkan kemelut di mulut gawang Karawang Timur.

Belum puas dengan keunggulan satu gol, tim pelatih langsung memasukan tiga pemain. Andri, Alpian dan Fajar Romansyah masuk menggantikan Hasrul Sani, Agung dan Sahrul Afriatulloh. Diikuti Dado masuk menggantikan Rojali serta Bima Arya Maulana menggantikan Rian.

Hasilnya, Persika sukses menambah keunggulan melalui sundulan Rezky Ikhwan menit ke-34 dan ke-40 setelah menerima umpan silang Fajar Romansyah di sayap kanan, serta gol Alpian menit ke-42 melalui sepakan kaki kanannya.

Karawang Timur bukannya tanpa peluang, beberapa kali Andi Nusa mampu meloloskan diri untuk mengejar bola yang melaju ke area pertahanan Persika. Namun, kesigapan kiper Bima Arya Maulana dalam menghalau bola tetap menjadikan gawang Persika perawan. Skor 4-0 menutup jalannya babak pertama.

Memasuki babak kedua, Persika yang diperkuat tenaga-tenaga segar justru tampil menurun meski sempat memiliki sejumlah peluang emas, termasuk penalti yang gagal dikonversikan menjadi gol oleh Bryan di menit ke-57.

Karawang Timur akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Nandang menit ke-85 dan sepakan Andi Nusa di menit ke-88 yang tak mampu digagalkan kiper Taopik Hidayat. Skor 4-2 menutup jalannya laga uji coba kedua tim.

Skuat Persika

Babak Pertama: Rian, Bima Arya Maulana; Agus Suprianto, Purwa, Muhamad Taufik, Ipan Sohana; Fadil Rediana, Rezky Ikhwan, Rojali, Agung, Hasrul Sani, Fajar Romansyah, Alpian, Dado; Sahrul Afriatulloh, Andri.

Babak Kedua: Taopik Hidayat; Indra, Eko Yusepta Aristian, Khalil Gibran, Muhyidin; Bryan, Yuda, Bastian, Nur Ilahi, Faisal, Ihan, Nico, Nana Sutrisna, Suparta Dinata; Abdul Fikri.

KARAWANG - Guna menjaga hubungan baik antara Pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Karawang (Forkopimda) dan para Wartawan , Senin Malam tadi (16/01/17) bertempat di Lapangan Stadion singaperbangsa karawang, Muspida Karawang Menggelar Laga Persahabatan Pertandingan Sepak Bola, Antara Pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Karawang Melawan Tim Pokja gabungan Wartawan Karawang. kedua Tim tersebut bertanding sepak bola yang dimulai pada pukul 20.00 wib.

Tim Forkopimda yang diperkuat Oleh Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsary, Kapolres Karawang, AKBP Andi Herindra, Wakapolres Karawang, Kompol Irwansyah, Dandim 0604 Karawang, Letkol Arm Ayi Yosa Dan Para Muspida Lainya.

Usai laga, Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsary Yang juga Kapten tim Forkopimda Mengatakan, laga ini sejak awal ditujukan guna mempererat komunikasi antara jajaran Muspida dan awak media yang bertugas di wilayah karawang, Karena itu, pihaknya tak menarget kemenangan ataupun hasil akhir.

”Paling penting tentu keguyuban dan kebersamaan. Dari sini akan terjalin komunikasi yang baik, antara wartawan dan jajaran Muspida di Karawang,” katanya.

Pria yang Biasa di sapa Jimmy Itu menambahkan, dengan keberhasilan menggelar laga persahabatan ini, pihaknya berencana mengagendakan secara rutin laga-laga persahabatan dengan kelompok-kelopmpok masyarakat lainnya. 

Kapolres Karawang, AKBP Andi Herindra Juga Mengatakan, Kegiatan pertandingan sepak bola tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi serta menjaga soliditas unsur Pimpinan Daerah yang ada di Kabupaten Karawang

“Dengan adanya giat posifitif ini, kami berharap dapat terjalin hubungan yang baik dan selalu harmonis antara Pimpinan Daerah di Kabupaten Karawang dengan rekan-rekan media,” kata Kapolres.

Sementara Kapten Tim Pokja Wartawan Karawang, Iman Budiman menegaskan, bahwa pihaknya sangat mengapreasi kegiatan yang dipelopori oleh jajaran Forkopimda tersebut. 

”Selain menyehatkan, laga persahabatan sepak bola juga bisa sebagai ajang silaturahmi antara awak media dengan pejabat Forkopimda. Setidaknya satu sama lain bisa saling akrab, tak hanya hubungan profesi tapi juga hubungan personal,” tandasnya.

Pertandingan sepak bola yang dilaksanakan selama 2×45 menit tersebut akhirnya dimenagkan oleh kesebelasan Forkopimda dan kawan-kawan.(Bim)

KARAWANG - Persika Karawang tampaknya kian serius mempersiapkan skuat terbaik guna menghadapi kompetisi Divisi Utama 2017. Tim kebanggan masyarakat Karawang ini berencana merekrut beberapa pemain bintang, satu diantaranya yaitu Eka Ramdani.

“Kami memang ingin datangkan dia (Eka Ramdani) ke Karawang. Karena pemain lokal nasioanl yang memperkuat Persika harus yang berkualitas,” ujar Manajer Persika Karawang, Rakhmat Gunadi, baru-baru ini.

Selain berhasrat mendatangkan eks pemain Persib Bandung dan Tim Nasional Indonesia tersebut, Persika juga mengincar gelandang berkualitas yang musim lalu memperkuat Persita Tangerang, Egi Melgiansyah.

“Ya dua nama tersebut masuk dalam daftar pemain lokal nasional yang kami incar. Tapi lihat saja nanti dalam seleksi tahap kedua yang kami gelar untuk pemain lokal nasional (1-15  Februari), apakah keduanya bisa kami datangkan,” ucapnya.

Untuk diketahui, Persika saat ini masih menggelar seleksi tahap pertama yang melibatkan pemain lokal Karawang. Sejauh ini, proses seleksi telah memasuki serangkaian tes fisik yang digelar pada Jumat (13/1/2017), di Stadion Singaperbangsa, Karawang. Rencananya, Persika akan mengumumkan hasil tes fisik dan melanjutkan seleksi pada Senin (16/1/2017).

Informasi Pemain
1. Eka Ramdani (Purwakarta, 18 Juni 1984)
Karir Klub: Persib Bandung, Persijatim Solo, Persisam Putra Samarinda, Pelita Bandung Raya, Semen Padang,  Mitra Kukar, Sriwijaya FC.
Karir Timnas: Indonesia U-16, Indonesia U-19, Indonesia U-20, Indonesia U-21, Indonesia U-23, Timnas senior.

2. Egi Melgiansyah (Bogor, 4 September 1990)
Karir Klub: Pelita Jaya, Arema Indonesia, Persija Jakarta, Pusamania Borneo F C, Persita Tangerang.
Karir Timnas: Indonesia U-14, Indonesia U-15, Indonesia U-17, Indonesia U-18, Indonesia U-19, Indonesia U-21, Indonesia U-23.

Kabar duka baru saja menimpa klub sepakbola Arema FC. Kiper andalan mereka, Achmad Kurniawan telah meninggal dunia.

Meninggalnya kiper yang akrab disapa AK ini sudah mendapatkan konfirmasi langsung dari pihak manajemen. Mereka membenarkan bahwa AK meninggal pada Selasa (10/1) sore.

"Betul, baru saja saya dapat kabar dari Begal (Pelatih kiper Arema FC, Yanuar)," terang Manajer Arema FC, Ruddy Widodo.

Sebelum meninggal, AK sempat menjalani perawatan medis secara intensif di Rumah Sakit Saiful Anwar, Kota Malang. Kakak kandung Kurnia Meiga ini kurang lebih selama sepekan terakhir terbaring di rumah sakit dalam kondisi koma.

Kiper berusia 37 tahun ini mengalami serangan jantung dan ginjal. Kondisinya sempat dikabarkan membaik dalam beberapa hari terakhir. Namun, AK akhirnya berpulang kepada Tuhan pada selasa sore (10/1) ini.(Bola.net)
Diberdayakan oleh Blogger.