![]() |
| Dedi Mulyadi & Salah Satu Pasien Yang Mengalami Gangguan Jiwa |
PURWAKARTA - Pemerintah Kabupaten Purwakarta mulai hari ini Rabu
(9/11) menggelar sayembara yang diperuntukan bagi seluruh warga yang anggota
keluarganya mengidap penyakit gangguan kejiwaan. Program baru ini disampaikan
oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi hari ini di rumah dinasnya Jl Gandanegara
No 25 Purwakarta.
Kompensasi
sebesar Rp2 Juta pun telah disiapkan oleh pemerintahan setempat untuk warga
yang mau memboyong anggota keluarganya itu agar diurus secara layak oleh
pemerintah daerah. Seluruh biaya pengobatan dan perawatan, sepenuhnya
ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta.
“Warga yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan kejiwaan,
silakan serahkan kepada pemerintah daerah, kami akan urus hingga sembuh, bagi
yang mau menyerahkan, kita siap berikan kompensasi Rp2 Juta, disamping seluruh
biaya untuk mengurus pasien gangguan jiwa itu kami tanggung, terdiri dari biaya
pengobatan dan perawatan,” jelas Dedi.
Mulai hari ini, warga Purwakarta sudah bisa melapor melalui
kanal-kanal komunikasi yang dimiliki oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mulai
dari SMS Center 08121297775, Twitter @DediMulyadi71, Fanpage Facebook Kang Dedi
Mulyadi dan akun instagram @DediMulyadi71.
Bukan hanya itu, seluruh aparat desa mulai dari Kepala Desa
hingga Ketua RT diintruksikan untuk pro aktif menyisir warganya yang diketahui
mengalami gangguan kejiwaan. Sanksi tegas berupa penahanan honorarium sudah
disiapkan oleh pemerintah daerah jika didapati ada aparat desa yang tidak
melaksanakan instruksi ini.
“Kalau tidak punya alat komunikasi bisa lapor melalui aparat
desa. Nah, aparat desa juga harus pro aktif, segera laporkan jika terdapat
warganya yang mengalami gangguan jiwa, kalau tidak pro aktif, kami tahan
honornya,” kata Dedi menambahkan.(Hms/Bim)
