KARAWANG - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo akan
meresmikan program magang di perusahaan yang rencananya akan diikuti oleh 5000
orang calon tenaga kerja yang merupakan asli warga Karawang, program ini pun
menjadi pilot project magang calon karyawan industri seluruh Indonesia.
Rencananya
Presiden akan mengunjungi langsung tempat berlangsungnya pemagangan ini yang
bertempat di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Jalan
Soeroto Koento, Kabupaten Karawang, 24 November mendatang.
Kadisnakertrans
Kabupaten Karawang, Ahmad Suroto membenarkan hal tersebut, menurutnya
pemagangan ini adalah salah satu prestasi Kabupaten Karawang, dalam dunia kerja
di Indonesia.
"Nantinya
2000 perusahaan dari seluruh Indonesia akan menggunakan cara yang sama seperti
di Kabupaten Karawang, mengapa memilih Karawang, karena Karawang adalah yang
pertama kali mengusulkan proses magang ini, sehingga mendapat respon positif
dari Presiden," ujarnya di ruang kerjanya pada Rabu (9/11/2016).
Menurut
Suroto, Karawang juga telah mengaplikasikan Perbup No 8 Tahun 2016, yang
menjadikan Karawang menyaring tenaga kerja dengan kebijakan satu pintu melalui
Disnakertrans, hal ini juga diharapkan bisa diikuti daerah-daerah lainnya di
Indonesia.
"Para
pencaker juga sebelumnya dilatih di Disnakertrans agar lebih berkompeten, baik
dalam skill, pengetahuan mengenai industri, dan bahkan sikap sehingga bisa
lebih menguntungkan perusahaan-perusahaan tempat dimana mereka magang, dan
dilanjut bekerja nantinya," ujarnya.
Suroto
juga mengatakan proses magang 5000 orang ini bukanlah perkara yang mudah,
karena sebelumnya Pemkab juga telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait
seperti Kementrian Ketenagakerjaan, Dirjen Tenaga Kerja, Kamar Dagang dan
Industri dan stake holder lainnya.
Oleh
karenanya Suroto berharap dengan proses magang ini, bisa menekan tingkat
pengangguran di Kabupaten Karawang, bahkan dengan rencananya akan diikuti oleh
tempat lain di Indonesia, maka dengan terobosan Disnakertrans Kabupaten Karawang,
bisa menekan pengangguran di Indonesia pula.(May/Bim)
