PURWAKARTA - Peringatan Hari Pahlawan digunakan oleh
pemerintahan kabupaten purwakarta untuk memberikan reward bagi para guru dan
penjaga sekolah non PNS di kabupaten tersebut. Reward ini diberikan oleh
pemerintah daerah berdasarkan masa kerja dan umur pegawai yang bersangkutan.
Pegawai non PNS yang telah mengabdi selama 20 – 30 Tahun
mendapatkan reward senilai Rp30 – 50 Juta, pegawai yang telah mengabdi selama
15 – 20 Tahun diberikan reward sebesar Rp20 – 30 Juta dan pegawai yang telah
mengabdi selama masa kerja diatas 10 Tahun diberikan reward sebesar Rp10 – 20
Juta.
Menurut Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi merupakan bagian dari
apresiasi dan penghargaan pemerintah daerah kepada pegawai yang telah
mengabdikan dirinya kepada pemerintah. Ia berujar mereka semua adalah pahlawan
tanpa tanda jasa sebab dengan gaji yang tidak seberapa mereka tetap giat
bekerja.
“Mereka itu gak pernah ada pamrih, terus bekerja meski gaji
tidak seberapa, keikhlasannya luar biasa. Kita tidak harus melihat kemampuan
administrasi mereka, tetapi lihatlah kemampuan mereka mengerjakan tugas-tugas
sehari-hari, ada yang mengajar, menjaga dan membersihkan sekolah, menyapu jalan
dan pekerjaan teknis lain,” jelas Dedi di rumah dinasnya Jl Gandanegara No 25
Purwakarta.
Salah seorang tenaga non PNS yang bekerja sebagai penjaga
sekolah di SMPN I Babakan Cikao, Tasrip (43) mengaku gembira menerima reward
tersebut. Ia diketahui telah lima kali gagal lulus saat mengikuti tes CPNS
pusat maupun daerah. Menurut dia, pemberian reward ini merupakan bentuk
perhatian pemerintah daerah yang tidak ternilai.
“Alhamdulillah saya mendapatkan hadiah dari pemda, terima kasih,
saya tes CPNS tidak pernah lulus, sekarang kinerja saya selama ini
diapresiasi,” ungkap pria yang sudah memiliki empat orang anak ini.(Hms/Bim)
